Malang,— Sebagai institusi pendidikan tinggi yang tengah memperkuat fondasi tata kelola kelembagaan secara menyeluruh, Universitas Al-Qolam Malang menunjukkan langkah strategis dalam memperkuat sistem manajemen keuangannya. Salah satu bentuk konkret dari langkah tersebut adalah terselenggaranya kegiatan pendampingan manajemen keuangan bersama Kantor Akuntan Publik (KAP) Supoyo, Sutjahjo, Subyantara & Rekan, yang telah memiliki reputasi panjang dalam pendampingan keuangan berbagai institusi nasional.
Kegiatan ini menghadirkan tiga pemateri utama: Drs. Friyanto, MSA, Ak., CA., CPA., seorang akuntan publik senior yang telah malang melintang di bidang audit dan tata kelola keuangan sektor publik; Nurul Indrayanti, P.Ak., yang berpengalaman dalam pembinaan akuntansi kelembagaan pendidikan; serta Setiyo Hadi Santoso, S.E., M.Ak., yang selama ini aktif dalam penyusunan laporan keuangan dan implementasi sistem pengendalian internal.
Pendampingan ini tidak semata-mata berbicara tentang angka, laporan, atau prosedur administratif. Lebih dari itu, kegiatan ini menjadi ruang reflektif sekaligus rekonstruktif bagi segenap pengelola keuangan kampus untuk membaca ulang posisi strategis keuangan sebagai poros integritas kelembagaan. Di era ketika tuntutan publik atas transparansi dan akuntabilitas semakin meningkat, maka sistem keuangan bukan sekadar instrumen teknis, melainkan cermin dari etika organisasi.

Dengan metode interaktif yang disertai studi kasus riil, para narasumber mengurai berbagai persoalan yang kerap muncul dalam pengelolaan keuangan kampus, mulai dari ketidaksesuaian pencatatan, lemahnya pengendalian anggaran, hingga risiko kesalahan administratif yang berdampak pada kredibilitas institusi. Namun lebih dari mengkritisi, forum ini memberikan kerangka solusi konkret berbasis prinsip good university governance—sebuah gagasan yang menggabungkan transparansi keuangan, efisiensi kebijakan, dan akuntabilitas sosial.
Keterlibatan Universitas Al-Qolam Malang dalam program ini juga menunjukkan kesadaran kolektif pimpinan dan pengelola institusi bahwa kemajuan akademik harus dibarengi dengan kematangan tata kelola administratif. Kampus tidak hanya dibangun dari gedung, dosen, dan kurikulum, tetapi juga dari sistem yang menopang keberlanjutan seluruh proses, termasuk pengelolaan dana yang taat asas dan tertib hukum.

Momentum ini sekaligus menjadi cermin bahwa Universitas Al-Qolam Malang tidak berhenti pada retorika reformasi tata kelola, tetapi terus bergerak ke arah penguatan sistem yang objektif, dapat diaudit, dan siap menghadapi pengawasan publik. Dalam lanskap pendidikan tinggi yang makin kompetitif dan kompleks, kemampuan mengelola sumber daya dengan benar adalah bagian dari keunggulan institusional.
Melalui pendampingan ini, Universitas Al-Qolam Malang menegaskan dirinya sebagai lembaga yang tidak hanya berpikir akademis, tetapi juga bertindak strategis dan profesional dalam memastikan setiap rupiah anggaran membawa manfaat maksimal bagi misi keilmuan dan pengabdian kepada masyarakat.
Penulis : Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar : Media Center Al-Qolam


