Universitas Al-Qolam Malang pada hari ini, pukul 08.00 WIB, resmi menggelar Yudisium Semester Genap Tahun Akademik 2024–2025. Acara yang diselenggarakan di lingkungan kampus ini diikuti oleh 356 mahasiswa dari seluruh program studi, baik dari jenjang Sarjana (S1) maupun Pascasarjana.
Yudisium menjadi momentum penting bagi mahasiswa yang telah menyelesaikan proses studi akademik, sebagai pintu gerbang menuju wisuda dan dunia profesional. Prosesi ini juga menandai pengakuan resmi universitas terhadap capaian akademik mahasiswa yang telah menuntaskan beban kurikulum, penelitian, maupun tugas akhir.
Dalam sambutannya, Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr. KH. Muhammad Adib, M.Ag., memberikan pesan mendalam kepada para peserta yudisium.

“Anda bukan hanya sarjana biasa, tetapi adalah sarjana santri. Jangan lupa sanad keilmuan serta mengamalkan ilmu yang telah diperoleh agar lebih bermanfaat dan penuh keberkahan,” tegasnya.
Rektor juga menekankan bahwa lulusan Universitas Al-Qolam Malang harus menjadi generasi intelektual yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki integritas spiritual dan komitmen sosial. Hal ini sejalan dengan visi universitas dalam mencetak sarjana berilmu, berakhlak, dan berkontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.
Kegiatan yudisium dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, para dekan fakultas, ketua program studi, dosen, serta pegawai. Pembacaan Surat Keputusan (SK) yudisium dilakukan oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, Achmad Beadie Busyroel Basyar, M.Pd.I. Suasana penuh kebanggaan menyelimuti auditorium saat para peserta dinyatakan lulus dan resmi menyandang gelar akademik sesuai bidang studi masing-masing.

Acara yudisium ini tidak hanya menjadi simbol kelulusan, tetapi juga momentum transisi mahasiswa menuju jenjang profesional dan pengabdian masyarakat. Universitas Al-Qolam Malang menekankan pentingnya integrasi antara kecakapan akademik dengan akhlak Islami, sehingga para lulusan diharapkan mampu berkontribusi secara nyata dalam dunia kerja sekaligus menjaga nilai-nilai keilmuan yang diwariskan.
Penulis : Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar : Media Center Al-Qolam


