Universitas Al-Qolam Malang dan PCNU Kabupaten Malang Perkuat Sinergi melalui Gerakan Desa Maslahah

Malang – Universitas Islam Al-Qolam Malang melalui Lembaga Penelitian, Pengembangan, dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP3M) kembali mempertegas komitmennya dalam pemberdayaan masyarakat berbasis nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah. Pada Jumat, 10 Oktober 2025, LP3M Universitas Islam Al-Qolam Malang menyelenggarakan pertemuan koordinasi dan evaluasi dengan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Malang di Meeting Room Universitas Al-Qolam Malang.

Pertemuan ini bertujuan untuk menyampaikan laporan capaian dan memperkuat sinergi dalam pelaksanaan program Gerakan Desa Maslahah, sebuah inisiatif kolaboratif antara Universitas Al-Qolam Malang dan PCNU Kabupaten Malang dalam bidang pengabdian kepada masyarakat.

Acara tersebut dihadiri oleh Ketua PCNU Kabupaten Malang, K.H. Hamim Kholili, beserta jajaran pengurusnya; Rektor Universitas Islam Al-Qolam Malang, Dr. KH. Muhammad Adib, M.Ag.; serta Ketua LP3M, Ahmad Atho’ Lukman Hakim, S.Ag., M.Sc., bersama tim LP3M dan jajaran pimpinan universitas lainnya. Kehadiran dua institusi besar ini mencerminkan semangat bersama dalam memperkuat kolaborasi kampus dan organisasi keagamaan untuk kemaslahatan masyarakat.

Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr. KH. Muhammad Adib, M.Ag., dalam sambutannya menegaskan bahwa kerja sama antara kampus dan PCNU merupakan wujud nyata integrasi antara ilmu, iman, dan pengabdian.

“Universitas Al-Qolam Malang lahir dari rahim pesantren dan tumbuh bersama masyarakat. Karena itu, pengabdian kepada umat bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan bagian dari jati diri kampus. Gerakan Desa Maslahah ini adalah cara kami mengembalikan ilmu kepada masyarakat agar benar-benar menjadi amal yang hidup dan berkelanjutan,” tegasnya.

selanjutnya di forum tersebut, LP3M Universitas Al-Qolam Malang memaparkan berbagai capaian pelaksanaan program di desa-desa binaan. Agenda ini juga menjadi sarana refleksi dan evaluasi terhadap pelaksanaan program, sekaligus membahas arah keberlanjutan Gerakan Desa Maslahah di masa mendatang.

Salah satu isu penting yang muncul dalam diskusi adalah keberlanjutan kegiatan pasca-Kuliah Kerja Nyata (KKN). Para tokoh PCNU menyampaikan harapan agar program pengabdian tidak berhenti setelah mahasiswa menyelesaikan masa KKN, tetapi terus berlanjut melalui pendampingan dan sinergi kelembagaan.

Menanggapi hal tersebut, Ketua LP3M Universitas Al-Qolam Malang, Ahmad Atho’ Lukman Hakim, S.Ag., M.Sc., menjelaskan bahwa program Gerakan Desa Maslahah telah dirancang dengan mekanisme berkelanjutan.

“Program ini disusun untuk dijalankan minimal lima tahun. Kami ingin memastikan setiap desa binaan tetap mendapatkan pembinaan, pendampingan, dan penguatan kapasitas secara konsisten, meskipun mahasiswa KKN sudah selesai menjalankan tugasnya,” terangnya.

Sementara itu, Ketua PCNU Kabupaten Malang, K.H. Hamim Kholili, memberikan apresiasi terhadap kiprah Universitas Al-Qolam Malang dalam menginisiasi program pemberdayaan berbasis keislaman ini.

“Gerakan Desa Maslahah merupakan wujud nyata sinergi antara kampus dan Nahdlatul Ulama. Kami berharap model kerja sama seperti ini dapat direplikasi oleh perguruan tinggi lain di bawah naungan NU di Kabupaten Malang, agar semangat pengabdian dan nilai-nilai Aswaja semakin mengakar di masyarakat,” ujarnya.

Sebagai tindak lanjut, disepakati bahwa LP3M Universitas Al-Qolam Malang akan mempresentasikan model implementasi Gerakan Desa Maslahah dalam pertemuan lanjutan yang direncanakan berlangsung di Universitas Islam Malang (UNISMA). Agenda ini akan menjadi ajang berbagi praktik baik antarperguruan tinggi di lingkungan Nahdlatul Ulama.

Pertemuan ditutup dengan doa bersama dan semangat kolaboratif antara Universitas Al-Qolam Malang dan PCNU Kabupaten Malang. Sinergi ini diharapkan terus berkembang sebagai gerakan berkelanjutan yang membawa kemaslahatan, kemandirian, dan pemberdayaan bagi masyarakat desa berbasis nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Penulis                             : Fakhri Yusuf Rudianto
Editor                               : Muhammad Ulil Albab,S.H
Sumber Gambar            : Media Center Al-Qolam

Bagikan

Berita Terbaru