Mahasantri Go Digital: Seminar Hari Santri di Universitas Al-Qolam Malang Sukses Digelar

Malang – Seminar Hari Santri dengan tema “Mahasantri, Teknologi, dan Masa Depan” yang digelar di Auditorium Universitas Al-Qolam Malang sukses menyita perhatian. Acara ini semakin meriah dengan adanya pengumuman pemenang Piala Rektor Universitas Al-Qolam Malang Santri Championship 2024.

Dalam seminar tersebut, Gus Atho’ Lukman Hakim, seorang tokoh pendidikan dan pengasuh pesantren, memberikan pandangan yang menarik tentang peran santri di era digital. Beliau menekankan bahwa pesantren tidak hanya sebatas bangunan fisik, tetapi juga sebagai wadah mencetak kader bangsa yang cerdas dan berakhlak mulia.

“Santri adalah intelektual yang memiliki peran penting dalam membangun bangsa. Sejarah mencatat, santri memiliki kontribusi besar dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia,” tegas Gus Atho’.

Gus Atho’ juga mengajak para santri untuk tidak terjebak dalam rutinitas yang monoton dan selalu berinovasi. “Jangan sampai kita hanya menjadi sampah beradab. Kita harus memiliki nilai tambah bagi sesama,” pesannya.

Selain seminar yang inspiratif, acara ini juga dimeriahkan dengan pengumuman pemenang Piala Rektor Universitas Al-Qolam Malang Santri Championship 2024. Ajang kompetisi ini berhasil menjaring talenta-talenta muda dari berbagai bidang, seperti Musabaqah Hifdzil Qur’an (MHQ), Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ), dan dakwah.

Beberapa nama berhasil mencuri perhatian, di antaranya Uswatun Khasanah dari PPRTQ An-Nur 2 Almurtadlo yang berhasil meraih juara pertama MHQ se-Malang Raya. Sementara itu, di tingkat mahasiswa, Muhammad Naufal Alfiansyah dari Prodi Tadris Matematika berhasil meraih juara pertama MTQ. Tak lupa juga vinda dari tadris Bahasa Indonesia berhasil meraih juara peratam pada event Da’i.

“Acara ini memberikan pesan yang sangat berharga bagi generasi muda, terutama para santri. Di tengah perkembangan teknologi yang begitu pesat, santri harus mampu mengimbanginya dengan tetap memegang teguh nilai-nilai agama dan budaya. Dengan demikian, santri tidak hanya menjadi generasi yang cerdas, tetapi juga generasi yang berakhlak mulia dan mampu membawa perubahan positif bagi bangsa”, ujar salah satu peserta seminar.

Penulis                              : Annanda Shofi Sulthoni
Editor                                : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar             : Annanda Shofi Sulthoni

Bagikan

Berita Terbaru