Pekalongan – Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Qolam Malang terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas tata kelola dan mutu akademik. Hal ini diwujudkan melalui partisipasi aktif dalam Workshop Manajemen Prodi Berbasis Akreditasi yang diselenggarakan di Hotel Namira Syariah Pekalongan, sekaligus kegiatan benchmarking kelembagaan dengan sejumlah perguruan tinggi di wilayah tersebut.
Workshop menghadirkan narasumber utama, Yusuf Nalim, S.Si., M.Si., pakar akreditasi dari UIN K.H. Abdurrahman Wahid (Gusdur) Pekalongan. Dalam paparannya, ia menekankan pentingnya penataan sistem penjaminan mutu internal, penguatan kurikulum sesuai standar akreditasi, serta keterlibatan aktif dosen dalam penelitian dan pengabdian masyarakat yang memberi dampak luas bagi masyarakat.
Kegiatan ini dihadiri oleh Dekan Fakultas Tarbiyah, Abdurrohim, M.Pd.I, Wakil Dekan, Budik Kusworo, M.Pd., Ketua Lembaga Penjaminan Mutu (LPM), para ketua dan sekretaris program studi, serta dosen dari berbagai jurusan di lingkungan Fakultas Tarbiyah. Kehadiran unsur pimpinan hingga dosen menegaskan keseriusan fakultas dalam membangun sinergi kolektif menuju pencapaian akreditasi unggul.
Selain workshop, agenda benchmarking menjadi bagian penting dari kegiatan ini. Melalui benchmarking, Fakultas Tarbiyah UQM memperoleh wawasan langsung mengenai praktik terbaik tata kelola prodi, strategi implementasi standar akreditasi, serta inovasi kurikulum yang relevan dengan kebutuhan zaman. Hal ini diharapkan dapat memperkuat daya saing sekaligus memperkaya pengalaman kelembagaan dalam menghadapi proses akreditasi.
Dekan Fakultas Tarbiyah, Abdurrohim, M.Pd.I, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan momentum strategis untuk mempercepat langkah fakultas menuju mutu akademik yang lebih unggul.
“Workshop dan benchmarking ini memberikan perspektif yang sangat berharga bagi kami. Fakultas Tarbiyah Universitas Al-Qolam Malang berkomitmen untuk segera mengimplementasikan hasil kegiatan ini dalam setiap aspek manajemen, kurikulum, penelitian, dan pengabdian masyarakat,” ujarnya.
Wakil Dekan, Budik Kusworo, M.Pd., menambahkan bahwa keberhasilan akreditasi tidak hanya ditentukan oleh dokumen administratif, tetapi juga oleh budaya mutu yang harus dibangun secara konsisten.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap program studi di Fakultas Tarbiyah benar-benar siap menghadapi akreditasi dengan landasan mutu yang kuat dan berkesinambungan,” tegasnya.
Penulis : Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar : Media Center Al-Qolam


