Malang – Fakultas Dakwah dan Syariah Universitas Al-Qolam Malang memperkuat jejaring kelembagaan melalui kerja sama dengan Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Malang. Kunjungan resmi yang berlangsung di kampus Universitas Al-Qolam Malang ini dihadiri langsung oleh Komisioner Bawaslu Kabupaten Malang, Tobias Gula Aran, beserta jajaran staf Bawaslu. Rombongan disambut hangat oleh Dekan Fakultas Dakwah dan Syariah, H. Bahrul Ulum, S.HI., M.A., dan Kaprodi Ahwal Asy-Syakhsiyah, Dr. Ahmad Fauzi, S.HI., M.A., yang didampingi oleh staf prodi dan fakultas.
Pertemuan ini menandai langkah awal pendampingan kelembagaan dalam rangka mendukung partisipasi mahasiswa Prodi AS Universitas Al-Qolam Malang pada ajang Lomba Video Debat Hukum. Tim mahasiswa yang dipimpin oleh Nicko Yanuar Rahman akan menjadi representasi kampus dalam kompetisi tersebut. Kehadiran Bawaslu sebagai mitra strategis diharapkan mampu memberikan penguatan pengetahuan, wawasan kepemiluan, serta pendampingan teknis dalam membangun kapasitas mahasiswa agar siap menghadapi tantangan kompetisi hukum tingkat nasional.
Dalam sambutannya, Dekan Fakultas Dakwah dan Syariah, H. Bahrul Ulum, menegaskan bahwa sinergi dengan Bawaslu merupakan langkah nyata untuk menghadirkan proses pembelajaran yang kontekstual, sekaligus memperluas ruang aktualisasi mahasiswa di luar kelas.
“Kami menyambut baik kehadiran Bawaslu Kabupaten Malang di kampus Universitas Al-Qolam Malang. Kolaborasi ini bukan hanya dalam rangka pendampingan lomba, tetapi juga sebagai wujud komitmen bersama untuk membangun kesadaran hukum dan demokrasi di kalangan mahasiswa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kaprodi Ahwal Asy-Syakhsiyah, Dr. Ahmad Fauzi, menekankan bahwa kerja sama dengan Bawaslu akan menjadi momentum penting dalam memperkuat tradisi akademik berbasis riset hukum sekaligus meneguhkan peran mahasiswa sebagai agen perubahan.
“Pendampingan ini merupakan bagian dari persiapan mahasiswa kami untuk tampil percaya diri di ajang debat hukum. Ke depan, kami berharap kerja sama ini dapat ditingkatkan melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Universitas Al-Qolam Malang dan Bawaslu Kabupaten Malang,” ujarnya.
Komisioner Bawaslu, Tobias Gula Aran, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi terhadap inisiatif Fakultas Syariah yang telah membuka ruang kolaborasi. Ia menegaskan bahwa Bawaslu siap berkontribusi dalam meningkatkan literasi kepemiluan dan kesadaran hukum bagi generasi muda, khususnya mahasiswa.
Kunjungan ini tidak hanya berfokus pada persiapan lomba, tetapi juga menjadi pintu masuk bagi terjalinnya kerja sama formal antara kedua institusi. Rencana penandatanganan MoU antara Universitas Al-Qolam Malang dan Bawaslu Kabupaten Malang diharapkan dapat memperluas bidang kolaborasi, mulai dari pendampingan akademik, penelitian, hingga pengabdian masyarakat terkait kepemiluan dan hukum Islam.
Penulis : Muhammad Ulil Albab, S.H
Editor : Muhammad Ulil Albab, S.H
Sumber Gambar : Media Center Al-Qolam


