Malang, 30 Mei 2025 — Universitas Al-Qolam Malang (UQM) menggelar Rapat Pimpinan Rektorat bersama Para Dekan dan Ketua Program Studi pada hari Jum’at, 30 Mei 2025, pukul 13.00 hingga 15.00 WIB, bertempat di Ruang Rapat Rektorat. Agenda utama rapat meliputi sosialisasi dan evaluasi laporan semester, pembahasan kurikulum, serta mekanisme tugas akhir mahasiswa.Rapat yang dipimpin langsung oleh Rektor ini bertujuan untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pelaksanaan pembelajaran dan pengelolaan program studi di lingkungan universitas. Berikut beberapa poin penting hasil rapat tersebut:
Agenda dan Temuan
- Laporan Semester Prodi: Seluruh Ketua Program Studi diminta mengisi laporan semester secara mandiri guna meningkatkan pemahaman terhadap kondisi riil program studi masing-masing. Staf hanya bertugas menata format laporan. Penyelesaian laporan semester ganjil ditargetkan maksimal tanggal 30 Juni 2025.
Rektor Universitas Al-Qolam Malang, Dr. H. Muhammad Adib, M.Ag., menyampaikan bahwa pelaporan semester bukan sekadar formalitas, melainkan instrumen penting dalam memahami dan meningkatkan kualitas program studi:
“Laporan semester harus diisi langsung oleh Ketua Prodi agar mereka benar-benar memahami kondisi aktual di lapangan. Ini penting untuk perbaikan berkelanjutan,” tegas Rektor”. - Evaluasi Sistem Penggantian Jam Kuliah: Surat edaran mengenai mekanisme penggantian jam kuliah akan dikoordinasikan dengan ketua kelas, dengan catatan tidak melebihi jatah dalam kalender akademik.
- Pengajuan Dana HMPS: Ditemukan penggunaan dana Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) yang kurang tepat sasaran, seperti untuk pemberian takjil. Usulan agar alur pengajuan dana HMPS dibuat lebih sederhana akan ditindaklanjuti.
- Bimtek Dosen dan Kurikulum: Pimpinan menyetujui inisiasi kegiatan bimbingan teknis (bimtek) oleh masing-masing dekan terkait modul pembelajaran, RPS, dan pemanfaatan teknologi seperti AI dalam pembelajaran.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (FEBI), Dr. Rudy Catur Rohman Kusmayadi, S.H, M.H, menyoroti perlunya pelatihan bagi dosen agar proses pembelajaran semakin efektif dan adaptif:
“Kami berharap ada bimtek untuk dosen, termasuk penyusunan modul dan pemanfaatan teknologi. Ini penting agar dosen punya arah yang jelas dalam mengajar,” ujarnya
- Kebutuhan Dosen dan Masalah Mahasiswa: Dosen program studi AKS masih terbatas karena masih dipinjam dari MBS. Sementara itu, beberapa mahasiswa di FEBI dan Prodi AS mengalami kendala akademik yang perlu solusi segera, termasuk ancaman DO.
- Persiapan Akreditasi: Dekan Fakultas Dakwah dan Syariah meminta penyempurnaan kurikulum sebagai persiapan menghadapi akreditasi tahun depan.Sementara itu, Dekan Fakultas Dakwah dan Syariah (FDS), H. Bahrul Ulum, S.HI., M.A., menggaris bawahi urgensi penyempurnaan kurikulum menjelang akreditasi:
“Kami sedang bersiap menghadapi akreditasi. Kurikulum perlu diperbarui dan disesuaikan agar proses pembelajaran lebih relevan dan sesuai standar,” jelasnya
- Tugas Akhir Berbentuk Jurnal: Disepakati bahwa ujian tugas akhir tetap dilaksanakan sebelum mahasiswa menyusun jurnal. Pimpinan akan menerbitkan surat edaran terkait mekanisme ini.
- Koordinasi LPM dan GJM: Kuisioner evaluasi akan dikoordinasikan dengan LPM dan GJM sebagai dasar analisis dan evaluasi berkelanjutan.
Rapat ini menunjukkan komitmen Universitas Al-Qolam Malang (UQM) untuk terus memperkuat tata kelola akademik dan meningkatkan mutu pembelajaran di setiap program studi. Dengan langkah konkret seperti sosialisasi laporan semester, pelatihan dosen, dan pembenahan mekanisme administratif, universitas menegaskan kesiapannya menyongsong tahun akademik yang lebih baik.


