MALANG – KH. A. Saifullah Najih menjelaskan LPPD akan terus berupaya meningkatkan pemberdayaan pesantren dan madrasah diniyah. Salah satunya dengan program beasiswa ini. Pria yang merupakan Anggota Tim Monev LPPD Pemprov Jatim di Malang memaparkan, “Kami akan terus mengupayakan hal-hal yang meningkatkan pesantren dan madrasah diniyah. Nanti kami akan lihat kemungkinan meningkatkan kuota ini.”
- A. Saifullah Najih menyampaikan hal tersebut dalam acara monitoring dan evaluasi pelaksanaan program beasiswa Madrasah Diniyah Pemerintah Provinsi Jawa Timur yang diadakan oleh Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur pada Selasa, 27/12/2022.
Acara monitoring dan evaluasi pelaksanaan program beasiswa Madrasah Diniyah Pemerintah Provinsi Jawa Timur dihadiri beberapa Wakil Rektor dan Pimpinan Pasca Sarjana yang berjumlah 8 orang. Dimana tujuan acara ini adalah melihat dan mengawasi pelaksanaan program beasiswa Madin Pemprov, pembinaan dan koordinasi dengan perguruan tinggi mitra sebagai penyelenggara program.
Lembaga Pengembangan Pesantren dan Diniyah (LPPD) Provinsi Jawa Timur memang terus mengupayakan melihat dan mengawasi pelaksanaan program beasiswa Madin Pemprov, pembinaan dan koordinasi dengan perguruan tinggi mitra sebagai penyelenggara program, seperti yang disampaikan Kiai Saifullah.
Hadir pula, Dr. KH. Abdurrahman, Direktur Pasca Sarjana Institut Agama Islam Al-Qolam. Beliau mengutarakan harapannya program beasiswa Madin ini perlu ditambah kuota, karena masih banyak pesantren dan madrasah diniyah di Kabupaten Malang yang belum mendapatkannya.
“Ada 760 lebih pesantren, dan 1.100 lebih madrasah diniyah di Kabupaten Malang. Dengan program beasiswa ini harapannya SDM mereka kian meningkat. Apalagi jika kuotanya ditambah”, ungkap Dr. KH. Abdurrahman Said dalam sambutannya.

